09/06/14

SAHAM



Pengertian Saham - Sering kita mendengar kata saham namun tidak semua orang memiliki saham, saham biasanya dimiliki oleh para pengusaha yang memiliki perusahaan, bisnis. Singkatnya dimiliki oleh orang kaya, Saham berupa kertas atau surat berharga yang menunjukkan bahwa perusahaan adanya kepemilikina, untuk lebih lebih jelasnya silahkan belajar saham sambil baca tentang definisi saham

1.  Pengertian Saham

Saham sering diartikan sebagai:
  • Tanda penyertaan atau pemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan (Fakhruddin dan Hadianto, 2001: 6).
  • Suatu surat berharga yang menunjukkan adanya kepemilikan seseorang atau badan hukum terhadap perusahaan penerbit saham (Darmadji dan Fakhruddin,2001: 5).

2. Jenis-Jenis Saham

1.     Ditinjau dari segi kemampuan dalam hak tagih atau klaim

Saham Biasa (common stocks) - Merupakan saham yang menempatkan pemiliknya paling yunior dalam hal pembagian dividen dan hak atas harta kekayaan perusahaan apabila perusahaantersebut dilikuidasi. Saham biasa ini merupakan saham yang paling banyakdikenal dan diperdagangkan di pasar.

Sebagai pemilik perusahaan pemegang saham biasanya memiliki hak yaitu:
  • Hak Kontrol - Pemegang saham biasa mempunyai hak untuk memilih dewan direksi. Hal ini berarti bahwa pemegang saham mempunyai hak untuk mengontrol siapa saja yang akan memimpin perusahaannya. Pemegang saham dapat melakukan hak kontrolnya dalam bentuk memveto dalam pemilihan direksi di rapat tahunan pemegang saham atau tindakan-tindakan yang membutuhkan persetujuan pemegang saham.
  • Hak menerima Pembagian Keuntungan - Sebagai pemilik perusahaan, pemegang saham biasa berhak mendapatkan bagian dari keuntungan perusahaan. Tidak semua laba dibagikan, tetapi sebagian laba akan ditanamkan kembali ke dalam perusahaan. Laba yang ditahan ini (retained earning) merupakan sumber dana  intern perusahaan sedangkan laba yang tidak ditahan diberikan kepada pemilik saham dalam bentuk dividen.
  • Hak Preemtive - Hak  preemtive  (preetive right) merupakan hak untuk mendapatkan persentase kepemilikan yang sama jika perusahaan mengeluarkan tambahan lembar saham. Jika perusahaan mengeluarkan tambahan lembar saham yang beredar akan lebih  banyak dan akibatnya persentase kepemilikan saham yang lama akan turun. Hak  preemtive  memberi prioritas kepada pemegang saham lama untuk membeli tambahan saham baru, sehingga persentase kepemilikan tidak berubah.
Saham Preferen (preferred stocks) - Saham ini mempunyai karakteristik gabungan antara obligasi dan saham biasa karena bisa menghasilkan pendapatan tetap, tetapi bisa juga mendatangkan hasil seperti yang dikehendaki investor. Ada dua hal penyebab saham preferen serupa dengan saham biasa yaitu mewakili kepemilikan ekuitas dan diterbitkan tanpa tanggal jatuh tempo yang tertulis di atas lembaran saham tersebut dan membayar dividen. Perbedaan saham preferen dengan obligasi terletak pada tiga hal yaitu klaim atas laba dan aktiva, dividen tetap selama masa berlaku dari saham, mewakili hak tebus dan dapat ditukar dengan saham biasa.

Bebarapa karakteristik saham preferen adalah sebagai berikut:

1.  Preferen terhadap dividen 
  • Pemegang saham preferen mempunyai hak untuk menerima dividen terlebih dahulu dibandingkan pemegang saham biasa.
  • Saham preferen umumnya memberikan hak dividen kumulatif, yaitu memberikan hak kepada pemegangnya untuk menerima dividen tahun-tahun sebelumnya yang belum dibayarkan, dan dibayarkan sebelum pemegang saham biasa menerima dividennya.

2.  Preferen pada waktu likuidasi

Saham preferen mempunyai hak terlebih dahulu atas aktiva perusahaan dibandingkan dengan hak yang dimiliki oleh saham biasa pada saat terjadi likuidasi. Besarnya hak atas aktiva adalah sebesar nilai nominal saham preferennya termasuk semua dividen yang belum dibayarkan jika bersifat kumulatif. 


3. Pengertian Harga Saham

Harga saham (Hartono, 1998: 69) adalah harga yang terjadi di pasar bursa pada waktu tertentu yang ditentukan oleh pelaku pasar yaitu permintaan dan penawaran pasar. Harga saham dipengaruhi oleh 4 aspek yaitu: pendapatan, dividen, aliran kas, dan pertumbuhan. Pada penelitian ini yang akan dibahas adalah pengaruh dividen dengan harga saham, dimana harga saham dianggapsebagai nilai sekarang dari seluruh dividen yang diharapkan di masa mendatang.


4. Nilai-Nilai Saham

Ada dua pendekatan untuk melakukan analisis investasi yang berkaitan dengan harga saham (Husnan, 1996: 315) yaitu:
  • Analisis Fundamental - Analisis ini beranggapan bahwa setiap investor adalah makhluk rasional, karena itu analisis ini mencoba mempelajari hubungan antara harga saham dengankondisi perubahaan yang tercermin pada nilai kekayaan bersih perusahaan itu.
  • Analisis Teknikal - Analisis ini beranggapan bahwa penawaran dan permintaan menentukan harga saham. Para analis teknikal lebih banyak menggunakan informasi yang timbul dari luar perusahaan yang memiliki dampak terhadap perusahaan dari pada informasi intern perusahaan.

5. Tiga jenis penilaian saham

Ada tiga jenis penilaian saham (Hartono, 2000: 79), yaitu:

a. Nilai buku

Nilai buku ialah nilai asset yang tersisa setelah dikurangi kewajiban perusahaan jika dibagikan. Nilai buku hanya mencerminkan berapa besar jaminan atau seberapa besar aktiva bersih untuk saham yang dimiliki investor.

Beberapa nilai yang berkaitan dengan nilai buku (Hartono, 2000: 80-82):
  • Nilai nominal, ialah nilai yang ditetapkan oleh emiten.
  • Agio saham, ialah selisih harga yang diperoleh dari yang dibayarkan investor kepada emiten dikurangi harga nominalnya.
  • Nilai modal disetor, ialah total yang dibayar oleh pemegang saham kepada perusahaan emiten, yaitu jumlah nilai nominal ditambah agio saham.
  • Laba ditahan, ialah laba yang tidak dibagikan kepada pemegang saham dan diinvestasikan kembali ke perusahaan dan merupakan sumber dana internal.

b. Nilai pasar

Nilai pasar merupakan harga yang dibentuk oleh permintaan dan penawaran saham di pasar modal atau disebut juga dengan harga pasar sekunder. Nilai pasar tidak lagi dipengaruhi oleh emiten atau pihak pinjaman emisi, sehingga boleh jadi harga inilah yang sebenarnya mewakili nilai suatu perusahaan.

c. Nilai intrinsik

Nilai intrinsik adalah nilai saham yang menentukan harga wajar suatu saham agar saham tersebut mencerminkan nilai saham yang sebenarnya sehingga tidak terlalu mahal. Perhitungan nilai intrinsik ini adalah mencari nilai sekarang dari semua aliran kas di masa mendatang baik yang berasal dari dividen maupun capital gain (Sulistyastuti, 2002).

2. Ditinjau dari cara peralihannya
a. Saham Atas Unjuk (Bearer Stocks)
Pada saham tersebut tidak tertulis nama pemiliknya, agar mudah dipindahtangankan dari satu investor ke investor lainnya.
Secara hukum, siapa yang memegang saham tersebut, maka dialah diakui sebagai pemiliknya dan berhak untuk ikut hadir dalam RUPS.

b. Saham Atas Nama (Registered Stocks)
Merupakan saham yang ditulis dengan jelas siapa nama pemiliknya, di mana cara peralihannya harus melalui prosedur tertentu.
3. Ditinjau dari kinerja perdagangan
a. Blue – Chip Stocks
Saham biasa dari suatu perusahaan yang memiliki reputasi tinggi, sebagai leader di industri sejenis, memiliki pendapatan yang stabil dan konsisten dalam membayar dividen.
b. Income Stocks
Saham dari suatu emiten yang memiliki kemampuan membayar dividen lebih tinggi dari rata – rata dividen yang dibayarkan pada tahun sebelumnya.
Emiten seperti ini biasanya mampu menciptakan pendapatan yang lebih tinggi dan secara teratur membagikan dividen tunai.
Emiten ini tidak suka menekan laba dan tidak mementingkan potensi.



c. Growth Stocks
1. (Well – Known)
Saham – saham dari emiten yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi, sebagai leader di industri sejenis yang mempunyai reputasi tinggi.

2. (Lesser – Known)
Saham dari emiten yang tidak sebagai leader dalam industri, namun memiliki ciri growth stock.
Umumnya saham ini berasal dari daerah dan kurang populer di kalangan emiten.
d. Speculative Stock
Saham suatu perusahaan yang tidak bisa secara konsisten memperoleh penghasilan dari tahun ke tahun, akan tetapi mempunyai kemungkinan penghasilan yang tinggi di masa mendatang, meskipun belum pasti.
e. Counter Cyclical Stockss
Saham yang tidak terpengaruh oleh kondisi ekonomi makro maupun situasi bisnis secara umum.

Pada saat resesi ekonomi, harga saham ini tetap tinggi, di mana emitennya mampu memberikan dividen yang tinggi sebagai akibat dari kemampuan emiten dalam memperoleh penghasilan yang tinggi pada masa resesi.

29/04/14

ADART (Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga)

ANGGARAN DASAR :

Latar Belakang

Qibil cafe adalah sebuah cafe yang didesain simple namun nyaman sehingga cocok sebagai tempat untuk nongkrong. Berbagai fasilitas disediakan di cafe ini seperti hotspot area, full music, tempat lesehan yang nyaman. Selain itu karena target pasar kami mahasiswa, maka kami menyediakan jasa print.
Alasan didirikannya bisnis cafe ini adalah karena
1.      Tidak tersedianya tempat untuk membahas kegiatan kampus yang nyaman
2.      Tidak adanya tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi mahasiswa yang ngekost di sekitar kampus

BAB I : NAMA dan TEMPAT
Pasal 1 :
1)      Bisnis atau usaha ini bernama Qibil Cafe.
2)      Qibil cafe adalah bisnis atau usaha yang bergerak dalam bidang kuliner dan menyediakan tempat hangout yang nyaman bagi mahasiswa dan juga masyarakat.

Pasal 2 :
Qibil cafe didirikan pada 3 Mei 2013 dan akan terus berjalan untuk waktu yang tidak ditentukan.

 

BAB II : AZAS, SIFAT dan TUJUAN

Pasal 3 :
Qibil cafe adalah sebuah cafe lesehan yang menerapkan sistem green marketing yang ramah lingkungan dalam pelaksanaan bisnisnya.

Pasal 4 :
Qibil cafe yang didesain simple namun nyaman sehingga cocok sebagai tempat untuk nongkrong dan juga dilengkapi fasilitas lengkap.

Pasal 5 :
Qibil cafe bertujuan :
·         Menyediakan tempat nongkrong yang nyaman dan murah sesuai dengan kantong mahasiswa
·         Menyediakan menu makanan dan minuman dengan harga standar tapi kualitas maksimal
·         Menyediakan tempat hang out bagi mahasiswa secara hemat
·         Menjaga suasana cafe yang hommy serta nyaman untuk belajar.

BAB III : USAHA-USAHA

Qibil cafe didirikan agar mahasiswa bisa mempunyai tempat yang nyaman untuk berkumpul, berdiskusi, nongkrong dll. Cafe didesain secara simple namun dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap yang bisa mendukung kegiatan mahasiswa.
·         Karena kami masih mahasiswa sehingga Qibil cafe buka pada pukul 13.00 – 23.00. Pada jam ini biasanya mahasiswa sudah selesai kuliah, membahas tugas kuliah, nongkrong bersama teman-temannya ataupun masih membahas acara kampus.

·         Qibil café menerapkan sistem green marketing yang ramah lingkungan dalam pelaksanaan bisnisnya, system ini diimplikasikan secara konkrit melalui daur ulang sisa limbah produksi, misalnya : sisa bungkus kopi dijadikan kerajinan tangan untuk dibuat tempat sampah, sisa botol kecap dibuat asbak atau hiasan meja, dll.

·         Sistem ini menjadi keunggulan Qibil Café dibandingkan dengan usaha sejenis disekitar UISU mengingat pada masa sekarang kesadaran mahasiswa akan lingkungan hidup semakin tinggi sehingga mempengaruhi proses pengambilan keputusan dalam memilih produk atau jasa yang akan digunakan.


BAB IV : KEANGGOTAAN

Pasal 7 :
(1) Anggota Qibil cafe adalah para pemilik cafe dan para karyawan yang bekerja di cafe ini.
(2) Ketentuan mengenai keanggotaan:
Karyawan yang bekerja di QIBIL CAFE setiap hari harus berhubungan langsung dengan konsumen sehingga harus memenuhi 5S (Sopan, Santun, Sapa, Senyum, dan Salam). Dan para karyawan diharuskan ramah dan memiliki kesabaran dalam melayani konsumen.

Kriteria umum yang harus dimiliki oleh para karyawan QIBIL CAFE adalah :
·         Berpenampilan menarik
·         Pendidikan min. Mahasiswa
·         Mau bekerja keras
·         Memiliki loyalitas yang tinggi
·         Bertanggung jawab
·         Memiliki sopan santun dan ramah

Pada dasarnya semua pegawai di QIBIL CAFE haruslah sopan dan ramah kepada setiap konsumen. Terutama pegawai yang bertugas di bagian depan Sedangkan di bagian belakang, misalnya barista, harus mampu bekerja cekatan dan mau bekerja keras.
BAB V : ORGANISASI

Pasal 8 :
1) Qibil cafe mempunyai wilayah kerja di lingkungan cafe saja dan distribusi.
2) Organisasi Qibil Cafe tersusun dari Pemilik sebagai pendiri cafe, Kasir/ Pengawas, Juru masak dan Pramusaji sebagai karyawan.
                          

Pasal 9 :
(1) Kekuasaan tertinggi pada pemilik cafe
(2) Kepengurusan diatur oleh kasir dan pengawas
(3) Kegiatan operasi dan distribusi (delivery order) dilaksanakan oleh juru masak dan pramusaji.


Pasal 10 :
Pembagian Tugas

Pemilik / Owner
  Merencanakan dan mengkoordinir kebutuhan SDM.
  Bertanggung jawab terhadap terselenggaranya peraturan perusahaan dengan baik.
  Melakukan perhitungan gaji.
  Melakukan hubungan instansi yang terkait untuk kepentingan bisnis perusahaan.
  Melaksanakan seluruh fungsi pencatatan keuangan dan akuntansi.
  Mengamankan system se rta prosedur operasional dan harta perusahaan.
  Mengawasi hutang dan piutang yang telah jatuh tempo.
  Bertanggung jawab atas pelaksanaan system kerja di semua bagian.
  Bersama dengan koki melakukan percobaan-percobaan atas inovasi produk baru.
  Melakukan kontrol dan perbaikan-perbaikan atas kualitas produk.




Pelayan dan kasir
  Mencatat semua pesanan yang diinginkan konsumen
  Memastikan konsumen sudah mendapatkan pesanan mereka
  Memastikan agar konsumen merasa puas dengan pesanannya
  Mengantar pesanan konsumen ke meja konsumen
  Menerima pembayaran dari transaksi yang dilakukan dengan pelanggan
  Mengatur pemasukan dan pengeluaran

Barista
  Membuatkan pesanan yang telah dipesan konsumen
  Mengatur kegiatan di dapur agar pesanan konsumen dapat terhidang tepat pada waktunya.


BAB VI : Musyawarah dan RAPAT
Pasal 11 :
1)      Pengambil keputusan tertinggi ditangan Musyawarah
2)      Anggota.Musyawarah diadakan pada saat sebelum dan sesudah satu periode operasi (1bulan).

Pasal 12 :
1)      Musyawarah dilakukan dengan tujuan supaya bisa memotivasi dan mengevaluasi kerja setiap karyawan di cafe.
2)      Musyawarah dilakukan untuk mengantisipasi resiko yang mungkin muncul dikemudian hari.

Pasal 13 :
Dalam keadaan luar biasa dapat diadakan rapat untuk mengatasi masalah besar yang terjadi didalam lingkungan internal cafe.

Pasal 14 :
Pengambilan keputusan dalam musyarah dan rapat-rapat yang tersebut pada pasal-pasal dalam bab IV diatas dilakukan dengan mengumpulkan semua pendapat dari setiap anggota, dan memillih opsi yang paling tepat sasaran untuk memaksimalkan kinerja usaha ini yang bisa memaksimalkan keuntungan.



BAB VII : LAMBANG
Pasal 15 :
Qibil cafe mempunyai lambang dengan bentuk serta makna, yaitu lambang kardus berarti menunjukan konsep cafe yang menerapkan sistem go green dengan mendaur-ulang barang-barang yg tak terpakai.

ANGGARAN RUMAH TANGGA

BAB VIII : KEUANGAN
Pasal 16 :
Keuangan Qibil Cafe diperoleh dari :
a.       Modal bersama dari pemilik cafe
b.      Laba ditahan dari keuntungan usaha

Pasal 17 :
Besarnya uang pangkal dan uang iuran ditetapkan oleh keputusan bersama para pemilik cafe.
Pasal 18 :
Dana yang diperoleh dari penjualan dipergunakan kembali untuk membiayai kebutuhan cafe berikutnya.
Pasal 19 :
(1) Hal-hal yang tidak diatur didalam Anggaran Dasar akan diatur didalam Anggaran Rumah Tangga yang merupakan pula perincian pelaksanaan Anggaran Dasar
(2) Anggaran Rumah Tangga dan peraturan-peraturan pelaksanaan lainnya tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar.

BAB IX : PERUBAHAN ANGGARAN DASAR dan ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 20 :
(1) Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ditetapkan oleh para pemilik cafe dengan terlebih dulu mengadakan rapat dan musyawarah.
(2) Perubahan AD dan ART dianggap sah jika mendapatkan persetujuan dari ketiga pemilik cafe.

BAB X : PENUTUP

Pasal 21 :
Hal-hal lain yang tidak diatur di dalam AD dan ART, diatur dalam Laporan Studi Kelayakan Bisnis (SKB)







                                                                                      Ditetapkan  di   : Kampus Uisu
                                                                                      Pada tanggal     : 20 Mei 2013